Apakah Kamu termasuk orang yang ingin melihat perubahan dari pemandangan sehari-hari perkotaan Kamu? Apabila jawabannya adalah iya, maka kami merekomendasikan Pulau Pahawang, yang terletak di bagian selatan kota Lampung menjadi alternatif pilihan kamu. Air yang jernih, penduduk lokal yang ramah, makanan laut yang fresh, Pulau Pahawang menjadi tempat sempurna untuk kamu yang butuh liburan singkat.

Sejak tahun 2011, nama Pulau Pahawang mulai naik daun di kalangan pelancong nusantara. Keindahan bawah laut dan kondisi alam yang masih sangat alami menjadi daya tarik utama pulau tersebut. Jaraknya yang tak terlalu jauh dari Bandar Lampung maupun Jakarta, serta aksesnya yang cukup mudah memberi nilai tambah terhadap destinasi wisata ini.

Untuk menuju ke Pulau Pahawang jika anda dari Jakarta menggunakan transportasi darat berpatokan dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung. Kemudian, jika berpatokan dari Bandar Lampung memakan waktu sekitar 40 menit untuk sampai di Dermaga Ketapang, kita menuju pesisir Pesawaran, sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan keindahan laut Teluk Lampung nan biru lalu melewati pantai queen artha, pantai mutun, pantai dewi mandapa, lalu akan melewati Pasar Hanura, daan sampailah kita di Dermaga Ketapang. Perjalanan belum usai, dari Dermaga Ketapang inilah kita akan menyeberang dengan Kapal, perjalanan sekitar 20 menit untuk sampai di Pulau Pahawang besar. Saat perjalanan di kapal kita akan menikmati cantiknya laut biru yang sangat menyejukan hati.

Terdapat 2 pulau besar di Pahawang, yaitu Pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil. Selain kedua pulau tersebut, terdapat juga pulau-pulau kecil di sekitar kedua pulau tersebut yang dapat Kamu jelajahi dalam perjalanan Kamu.

Pahawang besar merupakan pulau yang dihuni oleh sekitar 1,000 orang yang terbagi dalam beberapa perdesaan. Meskipun terdengar banyak, namun pulau tersebut tidak terasa padat sama sekali. Dari dermaga Kamu dapat melihat rumah-rumah penduduk lokal, dimana sebagian rumah tersebut dapat menjadi guest house apabila Kamu memutuskan untuk menghabiskan malam di sana.

Pulau PahawangPulau Pahawang. Photo: Dilez Mumet

Aktifitas di Pulau Pahawang

Satu hal yang tidak boleh terlewatkan adalah makan siang di Pahawang Besar. Selain dijamin akan mendapatkan makanan yang lezat, Kamu akan berkontribusi untuk meningkatkan perkonomian penduduk lokal yang tinggal di sana. Kamu dapat menemukan penduduk lokal yang menjual makanan laut yang masih fresh dan meminta mereka langsung memasak di depan Kamu. Kamu juga akan menemukan berbagai jenis ikan bakar yang disajikan dengan sayur asem dan sambal kecap, membuat liburan semakin berkesan.

Di antara Pulau Pahawang Kecil dan Pahawang Besar, terdapat hamparan pasir putih memanjang yang menghubungkan kedua pulau tersebut. Penduduk lokal menyebutnya sebagai Pasir Timbul. Kalau Kamu sedang beruntung, Kamu dapat menjejakkan kaki di Pasir Timbul dan menyeberangi kedua pulau tersebut. Karena Pasir Timbul ini hanya ada ketika laut surut, dan akan tenggelam ketika laut pasang.

Berenang atau snorkeling merupakan aktifitas wajib apabila kita berkunjung ke sebuah pulau. Di perairan pulau Pahawang, terdapat banyak spot snorkeling yang patut untuk dicoba. Berbagai jenis ikan bisa anda temui di spot-spot snorkeling. Ada juga satu spot snorkeling yang merupakan penangkaran ikan nemo. Anda dapat bermain-main dengan para nemo yang senang keluar masuk anemon laut.

Kami merekomendasikan kamu melakukan aktifitas tersebut di Pulau Tegal atau Pulau Mahitem. Walaupun kamu belum pernah snorkeling sebelumnya, penduduk lokal akan dengan senang hati mengajari kamu dan menunjukkan tempat-tempat yang indah. Jadi, jangan lupa membawa perlengkapan snorkeling ya!

Untuk Kamu yang tertarik untuk mengunjungi Pulau Pahawang, klik di sini.

Atau kalau Kamu tertarik untuk melihat paket Open Trip lain silahkan kunjungi website kami di sini.

 

Kami juga menulis artikel tentang destinasi populer lain di Indonesia antara lain kawah Ijen, dataran tinggi Dieng, pulau Pahawang, anak gunung Krakatau, gunung Bromo, pulau Komodo, pulau Belitung dan Raja Ampat.

 

 

# # # # # # # # # # # # #

April 26, 2018

Leave a Reply